Tips Sukses Membuat Bolu Kukus


Bolu kukus merupakan jenis kue tradisional Indonesia yang rasanya manis, gurih, dan teksturnya lembut seperti kapas. Daya tarik kue ini adalah tampilannya yang merekah sehingga mengundang selera bagi yang melihatnya.

Walaupun bahan yang digunakan dan cara membuatnya cukup sederhana, namun tak jarang orang gagal dalam membuatnya. Kegagalan yang sering dialami adalah tidak merekah atau gundul, serta teksturnya keras atau bahkan bantat.

Membuat bolu kukus memang gampang-gampang susah, tetapi apabila sudah terbiasa pasti akan berhasil.

Agar bolu kukus merekah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni:
1. Pengukuran bahan yang tepat sesuai resep.
2. Penggunaan jenis bahan yang berkualitas dan sesuai resep.
3. Untuk mendapatkan kondisi merekah yang hingga jatuh, bahan cair yang digunakan sebaiknya air soda manis.
4. Gunakan air soda yang baru dibuka dan jangan yang telah dimasukkan ke dalam lemari pendingin.
5. Mengocok adonan harus hingga mengembang dan kental.
6. Adonan yang akan dituang ke dalam cetakan harus benar-benar kental (warnanya putih, tekstur layaknya batik bekas baling-baling miksernya terlihat jelas dan jika diangkat/diambil dengan sendok tidak jatuh) agar merekahnya maksimal.
7. Pilih cetakan bolu kukus yang terbuat dari logam dengan tepi berlubang dan bagian bawah berupa baling-baling.
8. Cetakan berbahan plastik juga dapat digunakan asalkan panci pengukusnya benar-benar panas saat adonan dimasukkan.
9. Untuk paper cup, pilih yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu tebal, agar kue merekah maksimal.
10. Saat mengukus, gunakan kukusan dengan lubang yang besar, atau yang biasa dikenal dengan sebuatan langseng.
11. Untuk kukusan yang berlubang kecil, gunakan api yang besar.
12. Tuang adonan ke dalam cetakan hingga penuh untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
13. Kukus adonan secukupnya, jangan terlalu banyak, harus ada jarak satu sama lain, pastikan ada ruang untuk uap panas naik ke atas agar adonan matang dan merekah.
14. Panaskan kukusan hingga benar-benar panas, gunakan api besar saat mengukus.
15. Saat mengukus, kukusan harus ditutup rapat dan tidak boleh dibuka hingga adonan matang, agar hasilnya sempurna.
16. Bungkus tutup kukusan dengan kain atau lap bersih agar uap air panas tidak menetes pada adonan.
17. Setelah adonan matang, agar tidak basah atau lembab, segera lepaskan kue dari cetakan dan letakkan di atas rak kawat.
18. Setelah dingin, simpan kue dalam wadah kedap udara dan tutup rapat agar tidak cepat kering.
19. Bagi pemula disarankan mencoba membuat adonan sesuai resep yang ada, jangan dipecah atau diganti-ganti bahannya.


2 thoughts on “Tips Sukses Membuat Bolu Kukus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>