Tip dan Trik Sukses Membuat Roti


1. Pilih bahan dengan kualitas baik.

2. Bahan utama roti adalah tepung terigu, biasanya roti dibuat dari tepung terigu protein tinggi agar volumenya besar.

3. Ragi, garam, dan bahan aditif lainnya ditimbang dengan teliti, hindari pemakaian sendok / cangkir sebagai penakar.

4. Bread improver berfungsi agar roti tidak cepat keras, kaku, dan remahannya lebih halus. Kandungan dari bread improver antara lain enzymes, emulsifier, dan oxidizing agents. Enzymes membuat proses fermentasi lebih baik, emulsifier membuat adonan lebih lembut, dan oxidizing agents untuk membuat adonan lebih kuat.

5. Meskipun jumlah garam yang dipakai dalam pembuatan roti sedikit, tetapi mempunyai fungsi yang tidak kalah penting dengan bahan lainnya. Penimbangan garam harus dilakukan seteliti mungkin, karena garam sangat berpengaruh terhadap fermentasi (kerja ragi). Pemakaian garam lebih rendah dari 1,5% biasanya akan memberikan rasa hambar pada roti, sedangkan pemakaian garam di atas 1% sudah menghambaat fermentasi. Ketika menimbang bahan, jangan mencampur garam dengan ragi secara bersamaan, karena garam merupakan musuh bagi ragi.

6. Susu yang umumnya dipakai adalah susu bubuk karena lebih mudah penyimpanannya, tahan lama, dan menambahkan penyerapan air.

7. Uleni adonan hingga kalis. Cara mengetahuinya, ambil sedikit adonan lalu bentangkan perlahan. Apabila terbentuk selaput tipis, itu berarti adonan telah kalis. Adonan yang kurang kalis akan menyebabkan volume kurang mengembang dan teksturnya kering.

8. Tutup adonan dengan kain lembab atau plastic wrap saat pengembangan adonan, agar permukaannya tidak kering.

9. Proses potong dan timbang harus dikerjakan dalam waktu yang sesingkat mungkin.

10. Suhu pemanggangan sebaiknya antara 180 hingga 200 derajat Celcius. Perhatikan pada saat pemanggangan, untuk berat adonan kurang dari 80 g, memerlukan waktu tidak lebih dari 20 menit. Semakin lama proses pemanggangan akan menyebabkan roti kering dan keras.

10. Dinginkan roti yang telah dikeluarkan dari oven dan cetakan pada suhu ruang selama kurang lebih 45-70 menit, jangan menggunakan kipas angin atau AC. Letakkan roti pada rak kawat, sehingga panas dapat keluar dari segala arah.

11. Bungkus roti setelah dingin, karena membungkus roti yang masih hangat menyebakan roti cepat berjamur.

12. Roti akan lebih awet dan empuk bila disimpan dalam plastik atau wadah yang kedap udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *