Buku Resep Online Aneka Masakan Ibu Rumah Tangga Indonesia
Aneka Resep Enak, Mudah & Murah !

Tips Cara Memilih, Membersihkan, dan Mengolah Kepiting

Kepiting merupakan salah satu makanan laut yang paling banyak digemari. Banyak orang yang masih suka bingung saat membeli kepiting. Saat memasuki supermarket banyak kepiting yang diletakkan di atas es dan ada yang di dalam akuarium.

Saat membeli kepiting tentu pelru diperhatikan tahap-tahap mulai dari pemilihan, persiapan hingga pengolahan yang benar.

Yuk mari simak informasi berikut agar tidak salah dalam membeli dan mengolah kepiting agar menjadi sajian makanan yang lezat dan istimewa.

Cara memilih kepiting

Pertama, pilih kepiting yang masih lengkap jari-jarinya, terutama yang capitnya masih utuh dan belum terputus.

Untuk mengetahui kepiting masih hidup, perhatikan matanya. Jika masih bergerak keluar masuk, berarti masih hidup. Jari-jari kepiting yang masih bergerak juga bisa dijadikan patokan bahwa hewan tersebut masih hidup.

Biasanya kepiting dijual dalam keadaan terikat. Angkatlah badannya, jika bobotnya terasa ringan, berarti dagingnya kurang padat. Kepiting yang berat adalah kepiting yang berbadan gemuk.

Jangan memilih kepiting yang berbadan kecil karena akan sulit saat mengeluarkan dagingnya saat dimakan.

Cara membersihkan kepiting

Dalam keadaan belum dicuci dan masih dalam keadaan terikat, letakkan kepiting di atas telenan dengan bagian dada menghadap ke atas.

Gunakan pisau tajam untuk membelah dada kepiting menjadi dua bagian.

Setelah kepiting benar-benar mati dengan ditandai jari-jarinya yang sudah tidak bergerak lagi, tali yang mengikat bagian badan kepiting bisa dilepaskan.

Tanggalkan cangkangnya yang sudah terbelah, ambil insangnya dan buang.

Lepaskan juga ujung-ujung jari kepiting, karena ujung jari kepiting tersebut tidak mengandung daging.

Cuci hingga bersih di bawah air yang mengalir, serta hilangkan isi perutnya yang berwarna kehijauan.

Bagian yang berwarna kuning adalah lemak kepiting.

Jika menyukainya, bagian ini tidak perlu dibuang.

Setelah kepiting benar-benar bersih, pukul capitnya menggunakan gagang pisau tapi jangan sampai retak.

Hal ini agar bumbu bisa meresap hingga ke dalam daging capit serta memudahkan di saat untuk memecahkan saat disantap.

Tidaklah perlu membuaang cangkang kulit yang sudah terlepas.

Tips membersihkan kepiting

Buang bagian lambung kepiting. Lambung kepiting disebut juga kantong kencing kepiting, terletak di cangkang punggung sisi tepi di bagian tengah dengan bentuk menyerupai segitiga berupa kantong kecil berbahan tulang di dalamnya terdapat pasir dan semacamnya.

Buang bagian usus kepiting, berupa seutas benang hitam yang menghubungkan lambung kepiting dengan pusar kepiting.

Buang hati kepiting, yang dinamakan juga papan segi enam.

Buang pipi bagian bawah atau insang kepiting yang tumbuh di bagian lambung berwujud seperti alis dua baris berbahan lunak, disebut juga alis kepiting.

Bagian-bagian yang dibuang tersebut, selain kotor juga tidak bermanfaat untuk dimakan. Oleh sebab itu, harap jangan dimakan dengan sembarangan, agar terhindar dari keracunan makanan.

Tips saat mengolah kepiting

Rebus air hingga mendidih.

Setelah mendidih, masukkan kepiting satu-persatu.

Tunggu kurang lebih lima belas menit, dan batok cangkang kepiting berubah warna menjadi merah.

Angkat, tiriskan.

Setelah itu, kepiting dapat dikuliti dan dikumpulkan dagingnya untuk dimasak dengan mudah.

Saatnya untuk mengolah daging kepiting menjadi masakan sesuai selera.

Semoga tips cara memilih, membersihkan, dan mengolah kepiting ini bermanfaat.